Newsletter ? apasih
sebernarnaya newsletter itu? Newsletter merupakan salah satu bentuk
media yang diterbitkan organisasi atau perusahaan dan biasanya dikelola oleh
divisi atau departemen PR. Newsletter biasanya lebih tipis jumlah
halamanya dan isi atau rubrikasinya pun jauh lebih sedikit. Menurut Pamela
Brooks (2002:61) newsletter pada dasarnya adalah seperangkat informasi yang
keberadaanya secara khusus dan menjadikan pembacanya merasa menjadi bagian dari
komunitas yang lebih besar. Sedangkan menurut Ronald D Smith (2003:275) newsletter
adalah publikasi yang dicetak secara priodik dan didistribusikan oleh
organisasi kepada public yang mencari informasi tertentu. Kedua para ahli
tentunya mengemukakan pendapat tentang pengertiann newsletter tujuanya
sama yaitu untuk di publikasikan dan di
baca. Newsletter mencakup pelaporan dan penulisan. Dalam artikel ini akan
berbicara 3 hal tentang keberhasilan newsletter : memenuhi kebutuhan
pembaca dan unik, dikelola oleh orang yang berpengatahuan dan terampil,
frekuensi penerbitan yang teratur.
Pertama, memenuhi kebutuhan
pembaca dan unik, newsletter dapat menjangkau dan memobilisasi
kepentingan public tertentu secara luas, newsletter berfokus pada
informas tertentu sehingga lebih berguna bagi pembacanya. Informasi terfokus,
tajam, dan mendalam dapat dilakukan newsletter. Proses perencanaan
pembuatan newsletter diawali dengan memperhatikan keinginan,kepentingan,
kebutuhan dari public utama sasaran pembacanya. Lalu maksud dari unik disini
bagaimana? Maksudnya adalah newsletter menyajikan informasi yang diperlukan
pembaca yang tidak ada pada media lain.
Kedua, dikelola oleh orang yang
berpengetahuan dan terampil, dimana para pengelola newsletter perlu
membekali dirinya dengan pengetahuan khusus.keterampilan khusus di bidang
redaksi meliputi keterampilan melakukan peliputan, investigasi, dan wawancara,
keterampilan menulis dan mengedit tulisan sesuai prinsip-prinsip bahasa
jurnalistik dan merancang visualisasi desain yang tepat. Wujud dari pengetahuan
dan keterampilan dalam mengelola atau membuat newsletter terutama tampak
dari tampilanya secara fisik.
Ketiga, frekuesi penerbitan yang
teratur, newsletter merupakan publikasi yang sudah seharusnya
diterbitkan secara berkala. Tetapi frekuesi penerbitnya sangat ditentukan oleh
ketersediaan anggaran, Begitu pula dengan jumlah halamanya. Keberadaan media
ini merupakan sarana komunikasi yang tujuan akhirnya menjalin dan memelihara
hubungan yang baik dan saling menguntungkan antara organisasi/perusahaan dengan
publiknya dan sebaliknya. Anggaran yang dikeluarkan untuk membiayai pengelolaan
dan produksi newsletter pada dasarnya adalah investasi.
Akhirnya dapat disimpulkan bahwa
Dalam newsletter mencakup pelaporan dan penulisan, dimana tulisan untuk newsletter
harian lebih tepat berupa informasi berbentuk tulisan karena kadar
aktualitasnya masih terjaga. Sedangkan pelaporan dalam newsletter (Newson,
2008:256) menggunakan pendekan jurnalistik sehingga harus berdasarkan fakta.
Untuk mencapai keberhasilan dalam menyebarkan informasi penulis yang mengelola newsletter
perlu menghasilkan ide-ide tulisan yang menarik
dan relevan dengan sasaran pembaca yang beragam bentuk penulisanya.
Semakin luas atau semakin beragam karakteristik public sasaran pembaca,
idealnya semakin luas beragam pula informasi yang disajikan.
Sumber : Sopian. 2016. public
relations writing . Jakarta:PT Grasindo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar